Sri Sultan hadir pada Rakor yang dipimpin Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Menkomarvest) Luhut Binsar Pandjaitan itu didampingi Sekretaris Daerah DIY, Kadarmanta Baskara Aji dan Kepala OPD DIY terkait.

Lanjut Sri Sultan, penyediaan QR Code ini dirasa penting mengingat perusahaan ekspor DIY memiliki sumbangsih besar bagi peningkatan persentase ekspor di DIY. Sebab, saat ini persentase ekspor DIY telah persentase sebesar 153%.

Kemudian, Gubernur DIY juga menambahkan bahwa kegiatan pariwisata di DIY tetap tinggi, walaupun sudah diberikan peraturan-peraturan dari Pemerintah Daerah DIY. Sri Sultan mengajukan permohonan kepada Menko Marves, Luhut Binsar Pandjaitan melalui Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita, yang turut hadir pada rakor, untuk memberikan kebijakan dalam permasalahan pariwisata ini mengingat level PPKM di DIY berada di posisi ke-3.

Selengkapnya di jogjaprov.go.id

@kemenkomarves
#GubernurDIY
#SriSultanHBX
#PeduliLindungi
#JogjaIstimewa
#Menkomarvest

Mungkin gambar 1 orang, dalam ruangan dan teks yang menyatakan 'Humas Pemda DIY D.J.YOGYAKARTA BINSAR PANDJAITAN Jaga Kestabilan Ekspor Sri Sultan Minta Percepat Barcode 75 Perusahaan Usulan Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono mengajukan permintaan agar penyediaan QR Code PeduliLindungi bagi perusahaan ekspor dapat segera terlaksana. Hal ersebut dinyatakan Sultan menghadiri Rakor Evaluasi Penggunaan PeduliLindungi Sektor Indutsri DIY, Senin (27/09 dari Gedhong Pracimosono, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta.'Mungkin gambar 1 orang, duduk, berdiri dan teks yang menyatakan 'Humas Pemda DIY B8R8 GUBERNUR DIY'


Source